
Uji Coba Teknologi Baterai 5C XPENG: 12 Menit Selesai
20 Februari 2026 • @digital.yanginibeda
Dobrak Rekor Industri EV: Uji Coba Teknologi Baterai 5C XPENG Buktikan Ngecas 10-80% Cuma 12 Menit! Era kecemasan menunggu durasi pengisian daya mobil listrik (charging anxiety) tampaknya mulai menemui akhir. Dalam sebuah sesi demonstrasi media yang digelar secara eksklusif di Jakarta, XPENG Indonesia sukses memamerkan ketangguhan inovasi terbarunya lewat uji coba nyata teknologi baterai 5C.
Disematkan langsung pada varian performa tinggi XPENG G6, teknologi baterai 5C tersebut terbukti secara sahih mampu mengisi daya dari 10% hingga 80% hanya dalam kurun waktu 12 menit saja. Torehan ini resmi memecahkan rekor sebagai salah satu manajemen termal dan sistem pengisian daya tercepat di industri Electric Vehicle (EV) tanah air saat ini.
Apa Itu Teknologi Baterai 5C? Bagi sebagian orang, istilah “5C” mungkin terdengar teknis. Dalam industri baterai kendaraan listrik, huruf “C” merepresentasikan Multiplier atau laju pengisian daya terhadap kapasitas total baterai.
Secara sederhana, baterai dengan rating 5C secara teoritis dapat diisi penuh hingga 5 kali kapasitasnya dalam waktu satu jam jika didukung oleh daya input yang memadai.
Kecepatan Ekstrem: Mayoritas EV di pasar saat ini masih bermain di angka 1C hingga 3C. Lompatan ke teknologi 5C membuat XPENG melesat jauh di depan para kompetitornya.
Sinergi Supercharger 480kW: Kemampuan baterai 5C ini dapat keluar secara maksimal berkat ekosistem pengisian daya mutakhir, salah satunya melalui jaringan Ultra-Fast Charging 480kW yang baru-baru ini diresmikan XPENG di Alam Sutera.
Rahasia di Balik Layar: Manajemen Termal Tingkat Tinggi Mengalirkan arus listrik super besar ke dalam baterai dalam waktu singkat berisiko tinggi menghasilkan panas ekstrem. Namun, XPENG berhasil mengatasi kendala krusial tersebut melalui sistem manajemen termal cerdas generasi terbaru:
Sistem Pendingin Cairan Efektif: Selama uji coba di Jakarta, komputer mobil secara aktif memantau dan meratakan suhu di setiap sel baterai, mencegah terjadinya overheating (panas berlebih).
Keamanan Berlapis: Arsitektur baterai dilindungi oleh material isolasi termal kelas dirgantara yang mampu menahan suhu ekstrem, memastikan proses pengisian daya tetap aman 100% dari risiko korsleting maupun degradasi baterai dini.
Konsistensi Kurva Pengisian: Tidak seperti EV biasa yang kecepatannya menurun drastis saat baterai menyentuh angka 50%, kurva pengisian baterai 5C XPENG terpantau tetap stabil dan tinggi hingga menyentuh batas 80%.
Ringkasan Hasil Demonstrasi Baterai 5C XPENG G6 Parameter Uji Coba
Hasil & Catatan Performa
Model Kendaraan
XPENG G6 (Varian Khusus 5C)
Rentang Pengisian Daya
10% ke 80% State of Charge (SoC)
Durasi Waktu Nyata
±12 Menit Selesai
Lokasi Uji Coba
Sesi Demonstrasi Media, Jakarta
Fitur Kunci Pendukung
Arsitektur Platform 800V & Advanced Thermal Management
Demonstrasi nyata di Jakarta ini menjadi pembuktian kuat bagi konsumen urban di wilayah Jabodetabek. Dengan durasi ngecas yang hanya memakan waktu 12 menit—setara dengan waktu mengantre bensin konvensional atau membeli secangkir kopi—XPENG G6 varian baterai 5C ini diprediksi akan menjadi game changer mutlak di pasar SUV listrik premium Indonesia.
Kesiapan Ekosistem di Indonesia Meluncurkan teknologi baterai 5C tentu wajib dibarengi dengan penyediaan infrastruktur yang masif. Melalui jaringan dealer utama seperti XPENG 3S Pondok Indah serta kemitraan strategis dengan provider pengisian daya lokal, XPENG berkomitmen untuk terus menghadirkan titik-titik dispenser Ultra-Fast Charging berkekuatan tinggi di berbagai kota besar demi mendukung penuh teknologi revolusioner ini.


